Dengan Refleksi diri, kita pertahankan status WTP LKPP

Dengan Refleksi diri, kita pertahankan status WTP LKPP

KPPN Bojonegoro pada tanggal 24 Januari  2018 mengadakan kegiatan Refleksi dan tasyakuran dalam kegiatan penyelenggaraan Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018, bertempat di aula Rajekwesi KPPN Bojonegoro. Acara dijadwalkan mulai jam 9.00 WIB dan undangan yang hadir dalam acara tersebut Satuan kerja wilayah bayar KPPN Bojonegoro dan seluruh pegawai KPPN Bojonegoro.

Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh pemabawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Gamaludin. Kemudian dikuti dengan sambutan kepala KPPN Bojonegoro, dalam sambutannya Bapak Ahmad Junaedi menyampaikan capaian-capaian dan prestasi yang telah ditorehkan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dari masa ke masa, Menurutnya, berbagai inovasi yang telah dilakukan sangat dirasakan manfaatnya oleh stakeholder yang mendapat layanan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan, demikian juga selama lebih dari satu dekade DJPB telah mencatat berbagai prestasi baik dari berbagai inovasi dan modernisasi yang dilakukan maupun dari penghargaan yang telah diperoleh. Berbagai inovasi yang telah dilakukan diantaranya membangun Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), Modul Penerimaan Negara Generasi Dua (MPN-G2), pengembangan Spending Review, serta implementasi akuntansi berbasis akrual, Perbaikan Aplikasi SAS dan lain sebagainya.

Sementara disisi layanan Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008, dengan pertimbangan bahwa dinamika perubahan yang cepat, menimbulkan kecenderungan para pemangku kepentingan memberikan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan. Upaya perbaikan kualitas yang dilakukan  memerlukan sebuah standarisasi mutu pelayanan yang dilakukan sebuah organisasi dan Implementasi sistem manajemen mutu pelayanan merupakan sebuah pilihan yang tepat. Sementara tingginya tuntutan masyarakat akan terwujudnya birokrasi yang transparan, akuntabel, dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah berhasil dalam Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM pada instansi vertikalnya.

Dalam kata penutupnya Kepala KPPN Bojonegoro mengatakan, “Meskipun telah banyak capaian dan prestasi yang telah diraih, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh DJPB, satu diantaranya adalah bagaimana mempertahankan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang telah meraih prestasi WTP  tersebut. Untuk itu mohon kerjasama kepada semua pihak demi keberhasilan mempertahankan prestasi tersebut”.

Acara refleksi dan tasyakuran dalam penyelenggaraan hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2016 diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah.

Previous Image
Next Image

info heading

info content